Dunia

Bangladesh akan lindungi wanita yang kena dampak perubahan iklim

Dana bersama PBB-Bangladesh akan membantu 700.000 populasi yang rentan terhadap iklim di distrik Satkhira dan Khulna

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 08.07.2019
Bangladesh akan lindungi wanita yang kena dampak perubahan iklim Seorang wanita mencuci pakaian di sungai Buriganga yang tercemar di Dhaka, Bangladesh. (Zakir Hossain Chowdhury - Anadolu Agency)

Ankara

Md. Kamruzzaman

DHAKA, Bangladesh

Bangladesh dan PBB bersama-sama meluncurkan proyek senilai USD33 juta untuk membantu sekitar 700.000 orang yang rentan terhadap iklim, kebanyakan wanita dan gadis remaja di wilayah barat daya negara itu, kata siaran pers UNDP, Minggu.

"Kementerian Urusan Wanita dan Anak-anak bergandengan tangan dengan UNDP untuk mengimplementasikan proyek selama enam tahun di Satkhira dan distrik Khulna," tulis pernyataan itu.

Proyek ini akan memberikan bantuan kepada wanita dan anak-anak perempuan di wilayah tersebut agar mendapatkan penghidupan yang layak, sambil memastikan sumber air minum yang aman melalui solusi pemanenan air hujan yang dikelola masyarakat.

“Proyek ini akan memberdayakan perempuan untuk merencanakan, mengimplementasikan dan mengelola solusi yang tahan iklim untuk melindungi mata pencaharian dan kehidupan dan membantu kita untuk menjadi negara berpenghasilan menengah,” kata Menteri Urusan Perempuan dan Anak Kamrun Nahar.

Rencana tersebut akan fokus pada peningkatan akses perempuan ke pasar dan keuangan dan menghubungkan kelompok perempuan dengan bisnis melalui kegiatan jejaring.

"Proyek juga akan memberikan bantuan untuk mengakses kredit dari sektor keuangan," tambah pernyataan itu.

Menyoroti kemajuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) yang harus diselesaikan pada 2030, Perwakilan Penduduk UNDP Sudipto Mukerjee mengatakan bahwa tujuan tersebut tidak dapat dicapai jika para wanita diabaikan, karena mereka lebih rentan terhadap dampak buruk perubahan iklim.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.