Politik, Dunia

AS, Taliban rehat 2 hari di tengah perundingan perdamaian

Pembicaraan yang diadakan di ibu kota Qatar, Doha, akan dilanjutkan Sabtu, kata juru bicara Taliban

Rhany Chairunissa Rufinaldo  | 28.02.2019 - Update : 01.03.2019
AS, Taliban rehat 2 hari di tengah perundingan perdamaian Ilustrasi. Sembilan anggota Taliban berbaris setelah mereka menyerah di Jowzjan, Afghanistan pada 1 Januari 2017. (Farida Amini - Anadolu Agency)

İslamabad

Islamuddin Sajid

ISLAMABAD, Pakistan

Delegasi Taliban dan Amerika Serikat mengambil jeda dua hari dari perundingan damai setelah diskusi yang panjang, kata seorang juru bicara Taliban, Kamis.

"Pertemuan berakhir tadi malam karena kedua tim negosiasi sepakat untuk istirahat hari ini dan besok untuk konsultasi dan persiapan untuk pertemuan ketiga, yang akan diadakan pada Sabtu," kata Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan.

Putaran kelima pembicaraan damai antara para pejabat AS dan Taliban dimulai pada Senin di ibu kota Qatar, Doha, untuk mengakhiri konflik 17 tahun Afghanistan.

Tim Amerika Serikat dipimpin oleh utusan utamanya, Zalmay Khalilzad, sementara pihak Taliban dipimpin oleh Sher Mohammad Abbas Stanikzai.

"Diskusi ekstensif diadakan tentang metode penarikan pasukan asing dari Selasa hingga Rabu siang, dan sejak saat itu, diskusi membahas soal mencegah Afghanistan digunakan untuk melawan pihak lain." kata Mujahid.

Sementara itu, kepala kantor diplomatik Taliban di Doha, Mullah Baradar Akhund, bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Qatar dan Menteri Luar Negeri Abdulrahman al-Thani, Penasihat Keamanan Nasional Muhammad al-Musnad, Khalilzad dan Jenderal Scott Miller, komandan top AS di Afghanistan.

Pertemuan difokuskan pada proses negosiasi yang sedang berlangsung dan penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

"Mullah Baradar mengklarifikasi kebijakan Emirat Islam [Taliban] mengenai penarikan pasukan asing dan situasi yang berubah di Afghanistan sambil menekankan komitmen kami pada proses perdamaian saat ini dan pembentukan sistem Islam di Afghanistan," ujar Mujahid.

"Baru saja selesai makan siang dengan Mullah Baradar dan timnya. Ini pertama kalinya kami bertemu. Sekarang beralih ke pembicaraan," cuit Khalilzad pada Senin, di akun Twitter-nya setelah pertemuan pertamanya dengan Baradar.

Khalilzad juga memuji peran Qatar dan Pakistan dalam proses perdamaian yang sedang berlangsung.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.