Rhany Chairunissa Rufinaldo
12 Maret 2019•Update: 13 Maret 2019
Umar Farooq
WASHINGTON
Amerika Serikat pada Senin menjatuhkan sanksi terhadap bank Rusia atas tuduhan berurusan dengan perusahaan minyak milik Venezuela, PDVSA.
Evrofinance Mosnarbank yang berbasis di Moskow dan dimiliki bersama oleh perusahaan milik Rusia dan Venezuela, ditambahkan ke daftar individu dan entitas yang terkena sanksi karena mengabaikan larangan AS terhadap PDVSA dengan menawarkan bantuan keuangan, material dan teknologi kepada perusahaan itu.
"Langkah ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat akan mengambil tindakan terhadap lembaga keuangan asing yang menopang rezim Maduro yang tidak sah dan berkontribusi pada keruntuhan ekonomi dan krisis kemanusiaan yang melanda rakyat Venezuela," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan.
Evrofinance, yang didirikan pada 1993, adalah salah satu bank komersial terbesar Rusia yang ikut membantu membiayai dan meluncurkan mata uang kripto Venezuela, Petro, pada 2018, ketika AS memberlakukan sanksi kepada pemerintahan Maduro.
PDVSA masuk ke dalam daftar hitam AS pada Januari dan diperkirakan akan memblokir aset sebesar USD7 miliar dan mengakibatkan kerugian pendapatan ekspor sebesar USD11 miliar.
Pekan lalu, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton memperingatkan bank-bank asing bahwa setiap lembaga keuangan yang terlibat dalam transaksi ilegal dengan Nicolas Maduro dan jaringan korupnya akan menghadapi sanksi ekonomi.