Maria Elisa Hospita
10 Mei 2019•Update: 11 Mei 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Beijing menyatakan "penyesalan mendalam" setelah Amerika Serikat menaikkan tarif impor atas barang-barang China.
AS telah meningkatkan tarif sebesar USD200 miliar bahkan saat negosiasi perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia sedang berlangsung di Washington.
"China sangat menyesalkan keputusan Amerika Serikat untuk membebankan tarif tambahan ke barang-barang China senilai USD200 miliar, dari 10 persen menjadi 25 persen," ujar seorang delegasi perdagangan China ke Kantor Berita Xinhua.
Delegasi yang berada di Washington untuk negosiasi putaran ke-11 itu mengatakan bahwa China akan mengambil "tindakan yang diperlukan".
"Karena negosiasi masih berlangsung, China berharap kedua pihak dapat menemui kesepakatan dan mau melakukan upaya bersama untuk menyelesaikan masalah melalui kerja sama dan konsultasi," tambah dia.