04 Agustus 2017•Update: 06 Agustus 2017
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
46 anggota baru kabinet Pakistan disumpah di Islamabad, Jumat, setelah pemberhentian mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif yang bulan lalu terlibat kasus Panama Papers.
Presiden Mamnoon Hussain mengambil sumpah kabinet, termasuk juga menteri yang beragama Kristen dan Hindu, sebagai perwakilan dari 2 kelompok minoritas di Pakistan yang mayoritasnya adalah Muslim.
Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi yang baru saja terpilih awal pekan ini – mantan menteri perminyakan – memilih kabinetnya setelah berkonsultasi dengan PM yang didiskualifikasi, yang dikabarkan masih menjadi pimpinan partai.
Mantan Menteri Pertahanan Asif Khawaja terpilih sebagai menteri luar negeri. Selama 4 tahun terakhir, Pakistan tidak memiliki menteri luar negeri, sehingga Sartaj Aziz menjabat sebagai penasihat PM untuk urusan luar negeri.
Menteri Dalam Negeri sebelumnya, Chaudhry Nisar Ali Khan tidak termasuk dalam anggota kabinet baru. Ia digantikan oleh Ahsan Iqbal, yang berperan sebagai menteri perencanaan di kabinet Sharif.
Kurram Dastagir Khan ditunjuk sebagai menteri pertahanan yang baru, sedangkan Ishaq Dar, saudara dekat Sharif, masih menjabat sebagai menteri keuangan.
Dua pendukung setia Sharif, Danyal Aziz dan Talal Chaudhry yang membela mantan PM selama kasus Panama Papers juga termasuk dalam jajaran anggota kabinet.