Kabil
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Setidaknya 24 warga sipil terbunuh atau terluka setiap hari akibat serangan Taliban di seluruh negeri.
Javed Faisal, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan (NSC), mengatakan bahwa setiap harinya Taliban melancarkan 44 serangan di Afghanistan.
"Kita harus mencegah kekerasan ini demi keberhasilan Kesepakatan Doha [ditandatangani antara AS dan Taliban pada 29 Februari] dan proses perdamaian di Afghanistan," ujar dia.
Faisal menyebut serangan pekan lalu adalah yang paling mematikan sepanjang pemberontakan Taliban 19 tahun di Afganistan, meskipun ada gencatan senjata sejak pertengahan Mei.
Pekan lalu, Taliban melancarkan 422 serangan teroris di 32 provinsi hingga menewaskan dan melukai 831 pasukan keamanan dan pertahanan.
Taliban, bagaimanapun, menyebut laporan itu "tak berdasar".
Zabihullah Mujahed, jubir Taliban mengatakan para pejabat pemerintah berupaya mengalihkan perhatian publik dari "kekejaman" yang dilakukan oleh pasukan pemerintah di distrik Sangin di Helmand sehari sebelumnya.
Setidaknya 23 warga sipil tewas dan 15 lainnya luka-luka terkena sejumlah ledakan di Sangin pada Senin.
Gubernur setempat menuduh Taliban mendalangi serangan itu, sementara Taliban menyalahkan militer.
