Muhammad Abdullah Azzam
09 Desember 2019•Update: 10 Desember 2019
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Juru Bicara Kepresidenan Afghanistan Latif Mahmudi mengatakan pihaknya merasa senang dengan perundingan damai antara perwakilan Amerika Serikat (AS) dan Taliban yang dimulai pada Sabtu kemarin.
Kepada wartawan Mahmudi mengatakan pemerintah AS telah memberikan informasi kepada pemerintah Afghanistan terkait pembicaraan damai dengan Taliban.
Mahmudi mengatakan bahwa pertemuan itu membahas masalah pengurangan perisitiwa kekerasan, implementasi gencatan senjata di Afghanistan, dan penghancuran tempat perlindungan organisasi teroris di luar negeri.
Dia menyatakan pemerintah Afghanistan senang lantaran dengan dimulainya kembali pembicaraan damai antara AS dan Taliban.
Dia menekankan bahwa AS dan Afghanistan memiliki kepentingan bersama dan sama-sama bekerja untuk perdamaian.
Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dalam kunjungan kejutan perayaan Thanksgiving ke pasukan AS di Afghanistan.
Trump mengklaim pemerintahannya telah memulai kembali perundingan damai dengan Taliban dan kelompok gerilyawan itu ingin mempertimbangkan gencatan senjata, sebuah Klaim yang membingungkan sebagian besar pengamat.
Khalilzad bertemu dengan perwakilan pemerintah Afghanistan dan para pemimpin Afghanistan lainnya di Kabul pada Rabu lalu, sebagai bagian dari diplomasi ulang-aliknya yang diperbarui untuk perdamaian sebelum berangkat ke Qatar.