Muhammad Abdullah Azzam
13 Mei 2019•Update: 13 Mei 2019
Ömer Erdem
KHARTOUM
Sedikitnya tujuh orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam bentrokan antara dua suku di negara bagian Al Qadarif, timur Sudan.
Kantor berita resmi Sudan merilis sebuah berita bedasarkan laporan dari sumber keamanan, terjadi konflik antara kedua suku sejak hari Sabtu kemarin di wilayah tersebut.
Hingga kini setidaknya tujuh orang meninggal, dan 22 lainnya menderita luka-luka dalam insiden tersebut.
Sementara kondisi berhasil dikendalikan setelah polisi yang dikerahkan ke daerah konflik itu telah meningkatkan upaya pencegahan.
Kamar Serikat Pekerja Sudan (SPA) mengungkapkan bahwa konflik tersebut disebabkan oleh kekuarangan air minum di wilayah tersebut.
Sekelompok orang yang disebut "kontra-revolusioner" dituduh menghalangi masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih.