Maria Elisa Hospita
14 Juni 2019•Update: 17 Juni 2019
Qais Abu Samra
RAMALLAH, Palestina
Sedikitnya 45 tahanan Palestina yang mendekam di penjara Ashkelon Israel memutuskan mogok makan mulai Minggu.
Dalam sebuah pernyataan, Komunitas Tahanan Palestina (PPS) yang berbasis di Ramallah, mengatakan keputusan itu diambil setelah dialog antara representatif tahanan dan administrasi penjara Israel gagal.
Menurut PPS, administrasi penjara menolak untuk memenuhi tuntutan para tahanan.
Pada April, ratusan warga Palestina juga melakukan mogok makan untuk memprotes pemasangan pengacau sinyal ponsel dari dalam fasilitas penahanan Israel dan mendesak pemasangan telepon umum.
Administrasi penjara kemudian memenuhi beberapa tuntutan mereka setelah para tahanan menghentikan aksi protes.
Menurut Komite Urusan Narapidana Palestina yang berbasis di Ramallah, jumlah warga Palestina yang berada dalam tahanan Israel saat ini berjumlah 5.700 orang - termasuk banyak perempuan dan anak-anak.