Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 Oktober 2018•Update: 29 Oktober 2018
Walid Abdullah
TRIPOLI
Empat orang tewas dalam serangan bersenjata di Libya tengah, Minggu malam, menurut dewan daerah.
Sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah kantor polisi di distrik Al-Jufra dan menculik sejumlah orang, kata Dewan Daerah Jufra dalam sebuah pernyataan pada Senin.
Dewan mengatakan para penyerang adalah anggota kelompok teroris Daesh.
"Para penyerang meninggalkan daerah itu setelah meneror penduduk setempat dan membakar sejumlah rumah," kata pernyataan itu.
Anggota dewan daerah Fuad al-Mahdi mengatakan sejumlah personil keamanan termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu.
Dia mengatakan beberapa warga setempat diculik oleh para penyerang,namun dia tidak menyebutkan jumlah korban penculikan.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Pada akhir 2016, Daesh kehilangan kendali atas kota pesisir Sirte yang direbut oleh pasukan yang setia kepada pemerintah persatuan yang didukung PBB.
Libya masih dirundung gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan berdarah yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan kematian Presiden Muammar Gaddafi setelah lebih dari empat dekade berkuasa.
Sejak saat itu, terjadi perpecahan politik di Libya antara dua poros kekuasaan - satu di Tobruk dan satu lagi di Tripoli - dan sejumlah kelompok milisi bersenjata.