Dandy Koswaraputra
21 Maret 2019•Update: 21 Maret 2019
Muhammed Kaygın, Aydın Arik dan Necat Hazar
ANKARA
Setidaknya 329 migran gelap ditahan di seluruh Turki pada Rabu, menurut berbagai sumber keamanan.
Di provinsi Cankiri tengah, 30 migran yang terdiri dari warga Afghanistan dan Pakistan yang mencoba masuk secara ilegal ke Istanbul dan ditahan oleh pasukan gendarmerie dengan menghentikan bus yang mencurigakan, menurut sumber keamanan.
Pengemudi dan tersangka di bus juga ditangkap, kata sumber itu.
Secara terpisah, di provinsi Bingol timur, 195 migran ditahan, kata pernyataan dari kantor gubernur provinsi.
Total 169 migran adalah warga negara Afghanistan, sedangkan 24 adalah warga Pakistan, dan dua lainnya adalah warga Guinea dan Kamerun.
Penjaga pantai menahan 18 migran gelap Palestina dari sebuah kapal di lepas pantai provinsi Aegean Aydin.
Di provinsi barat laut Kirklareli, 12 migran gelap yang terdiri atas warga Afghanistan, warga Aljazair dan Maroko yang berusaha menyeberang secara ilegal ke Eropa ditahan oleh pasukan gendarmerie.
Di provinsi Erzincan timur, pasukan keamanan provinsi menahan 30 Afghanistan dan empat migran gelap Pakistan yang memasuki Turki secara ilegal.
Di provinsi Van timur, pasukan keamanan menghentikan bus karena dicurigai dan menahan 40 migran yang memasuki Turki melalui metode ilegal.
Para migran itu terdiri dari 29 warga Afghanistan, 11 warga Pakistan.
Semua migran kemudian dirujuk ke direktorat migrasi provinsi.
Turki telah menjadi rute utama bagi para pengungsi yang mencoba menyeberang ke Eropa, terutama sejak awal perang saudara di Suriah.
Sekitar 268.000 migran gelap ditahan di Turki pada 2018, menurut Kementerian Dalam Negeri.
Para migran kebanyakan adalah warga negara Afghan, Pakistan, Suriah dan Irak.