Muhammad Abdullah Azzam
11 Oktober 2018•Update: 11 Oktober 2018
Adam Abu Bashal
ABUJA
Sebanyak 17 orang tewas dalam bentrokan kelompok bersenjata dengan warga di provinsi Kogi, bagian tengah Nigeria.
Media setempat melaporkan bahwa para penyerang bersenjata pada Rabu membakar rumah-rumah di daerah Bassa dan menembaki warga di daerah itu.
Selain 17 orang tewas, banyak orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden bentrokan antara sekelompok orang bersenjata dan warga setempat.
Kekerasan antara penggembala dan petani telah menjadi masalah serius di Nigeria, terutama di jalur tengah dan selatan yang merupakan kawasan agraris, dengan kedua belah pihak sering saling tuduh.
Banyak pemerintah provinsi, seperti Benue, telah mencoba menyelesaikan pertikaian dengan mengeluarkan undang-undang anti penggembalaan, yang dianggap tidak adil oleh para penggembala.
Para ahli menyalahkan krisis di Danau Chad dan kegagalan pemerintah untuk mengatasi masalah kelangkaan sumber daya alam, yang menyebabkan persaingan antara para petani dan penggembala.
Kelompok Fulani -- juga dikenal dengan nama Fula -- bermigrasi ke kawasan utara Nigeria untuk berternak binatang namun mengatakan petani di wilayah itu selalu mencoba membawa lari ternak dan menyerang mereka.