Serdar Btmez, Muhammad Semiz
28 Januari 2022•Update: 02 Februari 2022
DOHA, Qatar
Qatar, Turki, dan pemerintah sementara Afghanistan yang dipimpin Taliban menyepakati "beberapa masalah utama" untuk mengoperasikan bandara di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Kamis.
"Delegasi Negara Qatar, Republik Turki dan pemerintah sementara Afghanistan pada hari Kamis melakukan pertemuan tripartit di Doha tentang pengelolaan dan pengoperasian Bandara Internasional Kabul," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar.
“Mereka menyepakati beberapa masalah utama tentang bagaimana mengelola dan mengoperasikan bandara,” tambah kementerian itu.
Kementerian mengatakan bahwa pertemuan di Doha kelanjutan dari pembicaraan sebelumnya yang berlangsung di Kabul pekan lalu.
Putaran terakhir negosiasi akan berlangsung minggu depan.
Penerbangan di bandara internasional utama Afghanistan di Kabul dihentikan sementara pada Agustus 2021 setelah Taliban berhasil mengambil alih kekuasaan dan pasukan AS menghancurkan peralatan serta sistem radar di fasilitas tersebut sebelum angkat kaki dari negara itu.
Pada akhir Desember 2021, sumber diplomatik mengatakan kepada Anadolu Agency dan Qatar setuju untuk bersama-sama mengoperasikan Bandara Internasional Kabul di Afghanistan.
Setelah pembicaraan antara komite dari kedua negara, nota kesepahaman ditandatangani antara perusahaan Turki dan Qatar untuk mengoperasikan bandara dalam kolaborasi atas dasar kemitraan yang setara.