Turki

Turki kutuk keras serangan udara Israel di Jalur Gaza

Israel adalah pihak utama yang bertanggung jawab atas situasi di wilayah Palestina yang memburuk sejauh ini, kata Kemlu Turki

Merve Gül Aydoğan Ağlarcı   | 12.05.2021
Turki kutuk keras serangan udara Israel di Jalur Gaza Ilustrasi gedung kementerian luar negeri Turki (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

ANKARA

Kementerian Luar Negeri Turki pada Selasa mengecam keras serangan udara Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, yang telah menewaskan puluhan warga sipil, termasuk anak-anak.

“Kami mengutuk keras serangan udara Israel di Jalur Gaza yang telah menyebabkan kematian banyak orang yang tak bersalah, termasuk anak-anak. Kami mendoakan semoga Allah merahmati mereka yang gugur dalam serangan itu dan kami juga berharap mereka yang terluka segera pulih," kata Kemlu Turki dalam sebuah pernyataan.

Israel adalah pihak utama yang bertanggung jawab atas ketegangan di wilayah Palestina yang memburuk sejauh ini, kata kementerian itu, seraya mengecam serangan Israel terhadap warga Palestina di Masjid al-Aqsa selama bulan suci Ramadan.

“Jelas bahwa kebijakan agresif dan provokatif Israel tidak akan berkontribusi pada upaya mengakhiri kekerasan di Timur Tengah dan memastikan dialog dan rekonsiliasi,” tutur pernyataan itu.

Kementerian Turki itu mengatakan otoritas Israel harus "segera mengakhiri" agresi militer mereka terhadap Palestina, serta mendesak Tel Aviv untuk memahami bahwa hak dan tuntutan sah rakyat Palestina tidak dapat lagi ditekan.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu terus mengadakan pembicaraan dengan berbagai organisasi internasional, termasuk PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta negara-negara kawasan dan Eropa, kata pernyataan itu.

Tujuan dari upaya ini adalah untuk mengurangi ketegangan di wilayah tersebut dan mengakhiri agresi Israel, ucap Cavusoglu.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın