Turki

Turki dukung kedaulatan dan kemerdekaan Libya

Turki melakukan segala upaya untuk mengatasi masalah di Libya, kata Menhan Hulusi Akar

Özcan Yıldırım   | 05.05.2021
Turki dukung kedaulatan dan kemerdekaan Libya Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

TRIPOLI

Kehadiran militer Turki di Libya untuk melindungi hak-hak rakyat Libya, kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar pada Selasa.

“Kedaulatan dan kemerdekaan Libya itu penting. Ada beberapa masalah ketika kami datang ke sini. Kami melakukan segala upaya siang dan malam untuk mengatasi masalah di darat, laut, dan udara negara ini. Hasil yang signifikan telah dicapai pada titik yang telah kami capai,” kata Menhan Akar kepada personel militer di Tripoli.

Kepala Staf Umum Libya Muhammad Ali Ahmad al-Haddad dan komandan militer wilayah barat Osama al-Juwaili juga hadir pada pertemuan tersebut.

“Saudara-saudara Libya-ku kita terus bekerja bahu-membahu dengan Turki untuk membangun angkatan bersenjata dan memodernisasi serta membangun organisasi militernya,” ujar Akar.

Dia menegaskan bahwa Libya adalah milik rakyat Libya dan Turki mendukung kesatuan Libya.

“Hingga saat ini, total 4.407 alat peledak improvisasi (IED) telah terdeteksi di negara ini. Sekitar 55 warga sipil tewas karena ledakan IED. Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk mencegah hal ini terjadi lagi, ”kata Menhan Turki.

Akar mengatakan kehadiran Turki di Libya juga sangat penting dalam melindungi hak, kepentingan di Mediterania Timur.

Turki melanjutkan aktivitasnya di Mediterania Timur berdasarkan perjanjian maritim dengan Libya, tambah dia.

“Upaya Yunani untuk mengesampingkan perjanjian ini sia-sia. Kami mendukung penyelesaian masalah melalui hukum internasional, lingkungan yang baik, dialog dan metode damai,” tekan dia.

“Kami menghormati hak kedaulatan dan integritas teritorial semua tetangga kami dalam kerangka hukum internasional,” tukas Akar.



Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın