Murat Kaya dan Basak Akbulut Yazar
24 Desember 2021•Update: 27 Desember 2021
ISTANBUL
Pengadilan pidana Turki di Istanbul pada Kamis memperpanjang penahanan pengusaha Osman Kavala.
Dalam putusannya, majelis hakim yang beranggotakan lima orang membuat keputusan dengan suara terbanyak, dengan satu anggota berbeda pendapat.
Keputusan mayoritas mengatakan persidangan Kavala akan berlanjut berdasarkan kasus saat ini, dan kondisi mengenai penahanannya tidak berubah sejak peninjauan terakhir dilakukan, pada November.
Hakim yang berbeda pendapat berpendapat bahwa pembebasan Kavala merupakan tindakan "moderat”.
Kavala menghadapi dakwaan atas protes Taman Gezi 2013.
Demonstrasi itu kemudian berkembang menjadi kerusuhan nasional yang menewaskan delapan pengunjuk rasa dan seorang petugas polisi.
Pemerintah menyebut protes itu sebagai upaya kudeta.
Kavala dibebaskan dari semua tuduhan pada Februari 2020, tetapi pengadilan banding membatalkan putusan ini pada Januari.
Dia juga dituduh terlibat dalam kudeta gagal pada 2016 yang dirancang oleh Organisasi Teroris Fetullah (FETO) di Turki dan ditahan dengan tuduhan mata-mata pada Maret.
* Ditulis oleh Ahmet Gencturk