Merve Gül Aydoğan Ağlarcı
30 April 2022•Update: 04 Mei 2022
ANKARA
Turki telah memanggil duta besar Jerman di Ankara setelah Jerman memanggil duta besar Turki di Berlin atas putusan Osman Kavala minggu ini.
Otoritas Turki mengatakan Berlin berupaya mengganggu pengadilan Turki yang independen.
Menurut sumber diplomatik, Duta Besar Jerman Jurgen Schulz dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Turki pada Jumat sore oleh Wakil Menteri Luar Negeri Faruk Kaymakci, yang bertanggung jawab atas urusan Uni Eropa.
Ankara mengutuk politisasi kasus Kavala dan pemanggilan duta besar Turki untuk Berlin ke Kementerian Luar Negeri Jerman, menggambarkannya sebagai bertentangan dengan praktik diplomatik.
Sumber itu menambahkan bahwa Kaymakci mengatakan kepada Schulz bahwa keputusan pengadilan Turki yang independen tidak dapat dipertanyakan oleh lembaga, otoritas, atau negara mana pun.
Menyoroti Turki adalah negara hukum, Kaymakci menekankan bahwa negaranya itu sadar akan Konstitusi dan kewajiban internasionalnya, kata sumber tersebut.
Menolak upaya ikut campur dalam urusan peradilan dan politik Turki, Turki menggarisbawahi prinsip Konvensi Wina untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri suatu negara.
Pada Senin, pengadilan Istanbul menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada pengusaha Osman Kavala atas tuduhan upaya menggulingkan pemerintah dengan mendanai aksi protes Gezi Park pada 2013.