Muhammet Kurşun
21 Oktober 2021•Update: 22 Oktober 2021
TEHERAN, Iran
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu bertemu dengan sejawatnya dari Iran Ahmad Vahidi di ibu kota Teheran pada Rabu untuk membahas hubungan bilateral, masalah migrasi di perbatasan dan upaya kontra-terorisme.
"Sampai saat ini, kami telah memiliki kerja sama yang sangat sukses dalam berbagai masalah," kata menteri Turki Soylu dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan bilateral itu.
Memuji kerja sama antara kedua negara, Mendagri Soylu mengatakan, "Kami bertindak seperti satu negara dalam kerja sama kami di perbatasan, memerangi penyelundupan narkoba, upaya kontra-terorisme, dan kejahatan terorganisir lintas batas."
Setelah pertemuan antar delegasi, kedua belah pihak menandatangani MoU mengenai kerja sama di bidang keamanan.
Kesepakatan itu bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kerja sama keamanan antara kedua negara.
Perjanjian itu akan mencegah semua jenis teroris dan tindakan ilegal mengenai kedua negara, terutama di wilayah perbatasan, dan semua jenis kegiatan penegakan hukum.
Turki dan Iran berusaha mencapai hasil yang diinginkan dalam berbagi tenaga kerja operasional dan pengetahuan dan pengalaman lebih cepat melalui perjanjian tersebut.
Soylu mengatakan bahwa mereka mengevaluasi masalah yang dihadapi komunitas Muslim dan menggarisbawahi tanggung jawab mereka tentang masalah ini.
Vahidi, yang menjabat sebagai menteri dalam negeri pada 25 Agustus, sebelumnya sempat menempati posisi menteri pertahanan di bawah mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, yang menjabat dari 2009 hingga 2013.