Turki, Dunia, Ekonomi

Bank Sentral Turki turunkan suku bunga acuan jadi 16%

Sebelumnya Bank Sentral juga mengurangi tingkat repo satu minggu sebesar 100 basis poin dari 19 persen menjadi 18 persen pada September

Tuba Şahin   | 22.10.2021
Bank Sentral Turki turunkan suku bunga acuan jadi 16% Bank Sentral Turki. (Foto file - Anadolu Agency)

Bank Sentral Turki pada Kamis menurunkan suku bunga repo satu minggu sebesar 200 basis atau 2 persen, yang mana angka tersebut jauh di atas ekspektasi pasar.

Tingkat kebijakan - juga dikenal sebagai tingkat repo satu minggu - turun menjadi 16 persen dari 18 persen, kata bank itu dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan Komite Kebijakan Moneter (MPC) ke-10 tahun ini.

Pekan lalu, di antara 26 ekonom yang disurvei oleh Anadolu Agency, enam di antaranya memperkirakan tidak ada perubahan, sementara delapan memperkirakan tingkat penurunan sebesar 50 basis poin, satu orang memperkirakan sebesar 75 basis poin, dan 11 lainnya sebesar 100 basis poin.

Bank Sentral Turki menekankan bahwa kenaikan tingkat inflasi baru-baru ini disebabkan oleh faktor-faktor sisi penawaran seperti harga pangan dan impor yang lebih tinggi – terutama dalam energi – gangguan dalam rantai pasokan, peningkatan harga yang diatur pemerintah, dan meningkatnya permintaan.

Berbagai pihak menilai efek ini disebabkan oleh faktor sementara, kata bank.

Pengetatan moneter memiliki dampak perlambatan pada kredit dan permintaan domestik, katanya, menambahkan sikap moneter ketat memiliki efek kontraksi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan pada pinjaman komersial.

Setelah komite mengevaluasi analisis terkait dekomposisi dampak faktor permintaan yang dapat dipengaruhi oleh kebijakan moneter, perkembangan inflasi inti, dan guncangan penawaran, lalu bank menurunkan suku bunga.

"Namun demikian, Komite menilai, hingga akhir tahun, faktor-faktor transisi dari sisi penawaran memberikan ruang terbatas untuk penyesuaian ke bawah pada suku bunga kebijakan," ujar komite itu.

Dalam pertemuan terakhirnya di bulan September, Bank Sentral juga mengurangi tingkat repo satu minggu sebesar 100 basis poin menjadi 18 persen setelah mempertahankannya tidak berubah pada 19 persen dalam lima pertemuan berturut-turut sebelumnya.

Tingkat inflasi tahunan Turki naik menjadi 19,58 persen pada September dibandingkan bulan sebelumnya, menurut data terbaru dari Institut Statistik Turki. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Maret 2019.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın