Turki

Komunitas internasional beri pesan solidaritas pada Turki lawan kebakaran hutan

Yaman, Palestina, Mesir, Kirgistan, Uni Eropa turut menyampaikan belasungkawa, dan berharap pemulihan segera bagi para korban luka

Zehra Nur Düz, Jeyhun Aliyev, Dilara Hamit, Merve Berker, Rabia İclal Turan   | 03.08.2021
Komunitas internasional beri pesan solidaritas pada Turki lawan kebakaran hutan Ilustrasi kebakaran hutan (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

ANKARA 

Komunitas internasional pada Senin menyampaikan belasungkawa kepada Turki terkait kebakaran hutan yang telah menyebabkan kematian dan kerusakan material selama beberapa hari terakhir.

Menteri Luar Negeri Yaman Ahmad Awad bin Mubarak mengirim pesan kepada Menlu Turki Mevlut Cavusoglu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang meninggal dalam kebakaran, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Yaman.

Menlu Yaman bin Mubarak juga berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka, menekankan bahwa Yaman berada di pihak "saudara" rakyat Turki dalam perang melawan bencana alam ini.

Delegasi cendekiawan Palestina juga mengeluarkan pesan duka.

"Kami sangat sedih dengan kebakaran hutan yang meletus di banyak wilayah di negara saudara Turki," kata mereka.

“Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada mereka yang gugur dan keluarga mereka. Kami dengan tulus merasakan rasa sakit dari orang-orang Turki,” tutur cendekiawan Palestina.

Pesan itu juga mengatakan bahwa Palestina berdoa untuk tim pemadam kebakaran dan berharap mereka selamat dan sukses dalam menjalan tugas.

Sementara itu, Universitas Al-Azhar Mesir, pusat pendidikan tertinggi Sunni di dunia Islam, menerbitkan sebuah pernyataan, mengungkapkan kesedihannya dan menyampaikan belasungkawa terhadap para korban kebakaran hutan dan kerabat mereka.

Al-Azhar mengatakan pihaknya berada di pihak rakyat Turki dalam menghadapi peristiwa tragis ini.

Pada 31 Juli, Kementerian Luar Negeri Mesir juga mengirimkan pesan solidaritas kepada Turki, yang sedang memerangi kebakaran.

Presiden Kirgistan Sadyr Japarov juga menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan terkait kebakaran hutan di Turki.

"Saya sangat sedih dengan berita jatuhnya korban jiwa akibat kebakaran di beberapa provinsi di Turki. Di masa-masa sulit ini, saya berharap rakyat Turki memiliki keberanian dan ketangguhan dalam mengatasi bencana alam ini," kata Japarov.

Dalam tanggapan segera, Komisi Eropa dalam sebuah pernyataan menyatakan mereka telah membantu memobilisasi satu pesawat Canadair dari Kroasia dan dua Canadair dari Spanyol. Pesawat pemadam kebakaran ini adalah bagian dari rescEU, cadangan aset perlindungan sipil Eropa.

"Uni Eropa berdiri dalam solidaritas penuh dengan Turki pada saat yang sangat sulit ini. Saya berterima kasih kepada semua negara yang telah menawarkan bantuan," kata Komisaris Uni Eropa untuk Manajemen Krisis Janez Lenarcic.

Kroasia akan mengirim pesawat pemadam kebakaran ke Turki sebagai bagian dari upaya melawan kebakaran, kata Menteri Luar Negeri Kroasia Gordan Grlic Radman di Twitter.

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares melakukan percakapan telepon dengan Menlu Turki Cavusoglu untuk menyampaikan solidaritas negaranya dan belasungkawa bagi para korban kebakaran.

"Albares juga telah menginformasikan kepada Cavusoglu tentang keputusan Pemerintah Spanyol untuk mengirim dua pesawat pemadam kebakaran CL 415 dan pesawat angkut C-295 Angkatan Udara Spanyol, serta tim lengkap Unit Darurat Militer (UME) untuk membantu pemadaman kebakaran hutan," kata pernyataan dari kementerian Spanyol.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pesawat, personel, dan peralatan akan tiba kemudian pada Senin dan Selasa.

Selama percakapan telepon, Cavusoglu berterima kasih kepada Spanyol atas dukungan dan bantuannya kepada Turki dalam memerangi kebakaran hutan sebagai bagian dari Mekanisme Perlindungan Sipil UE, menurut sumber Kementerian Luar Negeri Turki.

“Hari ini, saya menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa akibat kebakaran hutan yang mematikan di Turki. Solidaritas dan pikiran kami bersama rakyat Turki dan petugas pemadam kebakaran yang berjuang melawan api,” kata Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde di Twitter.

Qatar telah mengirim tim ke Turki untuk mengambil bagian dalam kegiatan pencarian dan penyelamatan di tengah kebakaran hutan, lapor media lokal pada Minggu.

Menurut kantor berita negara Qatar QNA, sebuah tim dari Qatar International Search and Rescue Group berangkat ke Turki atas instruksi Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın