Merve Gül Aydoğan Ağlarcı
02 April 2022•Update: 06 April 2022
ANKARA
Negosiasi "positif dan konstruktif" antara Rusia dan Ukraina di Istanbul telah meningkatkan harapan untuk perdamaian, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam percakapan via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir minggu lalu
Presiden Erdogan juga mengulang kembali tawarannya untuk menjadi tuan rumah pertemuan Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk pembicaraan damai, menurut sebuah pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turki.
Putin menyatakan terima kasih kepada Erdogan karena menjadi tuan rumah pembicaraan damai antar delegasi Moskow dan Kyiv di Istanbul, tambah pernyataan itu.
Pembicaraan ini dilihat sebagai terobosan dalam upaya untuk menghentikan permusuhan yang, menurut angka terbaru PBB, telah merenggut nyawa sedikitnya 1.232 warga sipil dan menyebabkan 1.935 lainnya terluka sejak 24 Februari.
Setelah pertemuan di Istanbul, seorang perunding Ukraina mengatakan Kyiv menginginkan Turki di antara negara-negara yang akan menjadi penjamin dalam kesepakatan apa pun dengan Moskow.
Awal bulan ini, Turki juga mempertemukan para menteri luar negeri Rusia dan Ukraina di kota Antalya, pertemuan pertama pejabat senior pemerintah dari kedua belah pihak sejak dimulainya perang.