Turki

Erdogan: Partai AK adalah pilihan Turki selama 15 pemilu berturut-turut

Presiden Turki berterima kasih kepada warga Turki yang memilih aliansi partai yang berkuasa selama pemilu lokal

Maria Elisa Hospita   | 01.04.2019
Erdogan: Partai AK adalah pilihan Turki selama 15 pemilu berturut-turut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Diyar Guldogan

ANKARA 

Selama 15 pemilihan berturut-turut, Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa kembali menjadi pemenang.

Setelah kemenangan tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin mengatakan 56 persen kotamadya di Turki akan dipimpin oleh AKP.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua warga negara saya, terutama saudara-saudara Kurdi kami, yang peka terhadap masa depan bangsa," kata dia lagi.

Berdasarkan hasil tak resmi, kandidat dari AKP meraup suara dukungan paling banyak di 16 kota metropolitan dan 24 kota.

Jutaan pemilih Turki memberikan suara mereka untuk memilih wali kota, anggota dewan kota, mukhtar (pejabat lingkungan), dan anggota dewan tua untuk lima tahun ke depan.

Erdogan menyebutkan alasan bahwa AKP tidak mencapai hasil yang diinginkan di beberapa kota sebagai ketidakmampuan AKP untuk menjelaskan diri kepada warga.

"Mulai besok pagi, kami akan mulai mencari dan memperbaiki kekurangan kami," tambah dia. 

Perubahan

Menurut presiden Turki, baik AKP maupun Turki akan mengalami perubahan dalam beberapa hari mendatang.

"Tidak akan ada pemilihan selama empat setengah tahun. Apa yang akan kita lakukan? Kita akan fokus pada masalah nasional dan internasional," jelas Erdogan.

Prioritas Turki adalah untuk memperkuat ekonomi, mempertahankan pembangunan, dan meningkatkan lapangan kerja.

Erdogan juga mengatakan bahwa tujuan Turki adalah untuk membantu pengungsi Suriah kembali ke negara mereka melalui Operasi Manbij dan Operasi Perisai Eufrat.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın