19 Agustus 2017•Update: 20 Agustus 2017
Meryem Goktas
ANKARA
Duta Besar (Dubes) Mongolia untuk Turki, Bold Ravdan, mengunjungi kantor pusat Anadolu Agency di Ankara, Kamis.
Dubes disambut oleh Editor-in-Chief dan Wakil Direktur Anadolu Agency Metin Mutanoglu, juga Editor-in-Chief Bahasa Asing Mehmet Ozturk.
Mutanoglu menerangkan kepada Dubes tentang kegiatan operasional Anadolu Agency di seluruh dunia, juga tentang News Academy, yang didirikan pada 2011.
Akademi ini telah mengadakan berbagai seminar dan menyediakan sejumlah pelatihan, termasuk di antaranya adalah War Journalism Certificate Program.
Dalam presentasinya, Mutanoglu juga menampilkan contoh hasil karya foto-jurnalis Anadolu Agency, yang meliput pertikaian yang berakhir dengan kekerasan antara ratusan nasionalis kulit putih dengan para pemrotes gerakan ini di Charlottesville, Virginia, pekan lalu.
Foto-foto dari Anadolu Agency dalam aksi ini telah dipergunakan secara luas oleh media-media internasional.
Kedua belah pihak juga mendiskusikan rencana untuk memperkuat kerja sama antara Anadolu Agency dengan kantor berita nasional Mongolia.
Ravdan lalu menawarkan untuk mengundang reporter Anadolu Agency di Beijing untuk bekerja di Mongolia dan menyediakan berita berbahasa Inggris untuk kantor berita lokal tersebut.
“Akumulasi pengetahuan antara masyarakat Mongolia dengan masyarakat Turki sudah sangat hebat. Rakyat Mongol sangat bangga dengan sejarah nasional Turki,” ucap Ravdan.
“Bagi kami, Turki adalah bagian dari negara Asia. Mereka yang tinggal di Turki memiliki sedikit sekali pengetahuan soal Mongolia; kami ingin mempererat ikatan itu,” dia menambahkan.
Ravdan juga menekankan jika Turki dan Mongolia berbagi akar budaya dan geografis yang sama, dan berkata bahwa kerja sama yang kuat dapat menambah informasi yang kini kurang tentang Mongolia modern.
Dubes menambahkan, meskipun hubungan politik antara kedua negara sudah bagus namun hubungan ekonominya masih lemah.
Oleh karena itu, Mutanoglu menjanjikan akan ada lebih banyak liputan dari Mongolia, yang kelak akan memengaruhi investasi pelaku bisnis di negara tersebut.
Tahun 2019 akan menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara Turki dan Mongolia, Mutanoglu berkata persiapan untuk merayakan ulang tahun ini akan segera dilakukan.