Pizaro Gozali Idrus
18 November 2020•Update: 19 November 2020
JAKARTA
Thailand akan memperpanjang keadaan darurat nasional hingga 15 Januari untuk mencegah munculnya kembali infeksi virus korona selama puncak liburan tahun baru, lansir Bangkok Post pada Rabu.
Pertemuan gugus tugas Covid-19 yang diketuai Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha menyetujui perpanjangan untuk membantu pihak berwenang menegakkan aturan karantina.
Otoritas Thailand berharap perpanjangan ini dapat disetujui oleh kabinet minggu depan.
Thailand secara bertahap mulai melonggarkan karantina wilayah selama beberapa bulan terakhir untuk membuka aktivitias bisnis.
Sebelumnya sektor ekspor dan pariwisata, dua pendorong utama pertumbuhan ekonomi Thailand, telah terdampak pandemi.
Taweesilp Witsanuyotin, juru bicara gugus tugas Covid-19 Thailand, mengatakan pemerintah juga menunda aturan turis bebas karantina 14 hari menyusul kekhawatiran oleh sejumlah pejabat
Thailand pada Rabu mencatat tambahan 2 kasus baru yang berasal dari UEA dan Belgia, sehingga total keseluruhan mencapai 3.880
Dari total 3.880 kasus, 3.729 telah pulih, termasuk lima pasien sembuh dalam 24 jam terakhir, lansir Pusat Administrasi Situasi Covid-19
Sementara korban meninggal dunia mencapai 60.