Regional

Thailand berharap kereta api cepat ke China mulai operasi pada 2026

Proyek ini berada di bawah agenda Belt Road Iniative China

Pizaro Gozali Idrus   | 18.01.2022
Thailand berharap kereta api cepat ke China mulai operasi pada 2026 Suasana transportasi di Thailand. (Foto file - Anadolu Agency)

JAKARTA

Thailand berharap jalur pertama dari kereta api berkecepatan tinggi sepanjang 873 km yang menghubungkan ke China akan mulai beroperasi pada 2026 atau tiga tahun lebih lambat dari yang direncanakan.

Wakil juru bicara pemerintah Traisulee Traisaranakul mengatakan fase pertama menghubungkan ibu kota Bangkok ke kota Nakhon Ratchasima, yang berjarak sekitar 200 km.

Fase dua menghubungkan Nakhon Ratchasima dengan Nong Khai, yang berbatasan dengan Laos, atau sekitar 330 km ke utara.

“Fase kedua saat ini sedang dalam penilaian lingkungan dan diharapkan mulai beroperasi pada 2028,”  kata Traisulee.

Proyek ini berada di bawah agenda Belt Road Iniative China, yang bertujuan untuk menghubungkan negaranya melalui koridor darat dan laut ke Asia Tenggara, Tengah dan Selatan dan Asia Tengah.

China mengharapkan 1 juta perjalanan penumpang di jalur kereta api Laos yang baru diresmikan pada awal Desember.

Perusahaan negara Thailand dan China menandatangani perjanjian senilai 5,2 miliar baht untuk proyek kereta cepat pada tahun 2017.

Namun mengalami penundaan karena ketidaksepakatan pada desain, pembiayaan dan bantuan teknis.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın