Hayati Nupus
13 Oktober 2020•Update: 13 Oktober 2020
JAKARTA
China sepakat untuk memprioritaskan distribusi vaksin ke Malaysia, ujar Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein.
“Ini adalah agenda utama diskusi saya dengan Yang Mulia Wang Yi sebelumnya, dan dengan senang hati saya menginformasikan bahwa China telah setuju untuk memprioritaskan Malaysia sebagai penerima vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan,” urai Hishammuddin, lewat laman Facebooknya, hari ini.
Meski proses produksi vaksin itu masih terus berjalan, lanjut Hishammuddin, kesepakatan kedua negara sangat penting, sebagai bagian dari upaya untuk menuntaskan pandemi.
Hishammuddin juga mengatakan bahwa dunia harus bersatu melawan Covid-19.
Dalam kunjungan ke Malaysia itu, keduanya negara juga akan membahas peluang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, kolaborasi pasca pandemi dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Sekaligus akan membahas persoalan regional dan global, termasuk Laut Cina Selatan.
Hari ini, Menteri Luar Negeri China Wang Yi berkunjung ke Malaysia dan kemudian ke Singapura, dalam lawatannya ke Asia Tenggara.
Kemarin, Wang Yi mengakhiri kunjungannya ke Kamboja dengan pengumuman bahwa kedua negara telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas.
Perjanjian itu mencakup beragam sektor, termasuk perdagangan, pariwisata dan pertanian.
Selain Kamboja, Singapura dan Malaysia, Yi juga melakukan perjalanan ke Laos dan Thailand.
September lalu, dalam pertemuan lewat konferensi video dengan para menteri luar negeri ASEAN, Yi mengatakan bahwa China akan memprioritaskan distribusi vaksin ke negara-negara Asia Tenggara.