Pizaro Gozali Idrus
29 Mei 2020•Update: 29 Mei 2020
JAKARTA
Mahathir Mohammad menolak pemecatannya dirinya dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) pada Jumat.
“Saya masih ketua umum. Tolong ingat itu. Jadi kalau mereka mencoba memecat saya, itu tidak sah," ujar Mahathir, dalam konferensi pers di markas partai pada Jumat.
Mahathir langsung datang ke markas partai karena dirinya mengaku masih menjabat sebagai ketua umum Partai Bersatu, singkatan dari PPBM.
Dia pun menantang siapapun yang ingin memecatnya harus disampaikan secara langsung.
“Mereka mengatakan mau memecat saya, saya tunggu di kantor,” ujar Mahathir.
Mahathir mengatakan pemecatan terhadap dirinya tidak sah karena tidak melalui musyawarah terhadap dirinya.
“Muhyiddin tidak pernah melakukan perundingan dengan saya,” kata dia.
Sebelumnya, Partai Bersatu telah memecat Mahathir karena dinilai tidak mendukung pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yasin, yang merupakan presiden partai.
Selain Mahathir, putranya Mukhriz Mahathir, mantan Menpora Syed Saddiq, dan mantan Menteri Pendidikan Maszlee Malik juga dipecat.
Pada18 Mei, Mahathir memimpin keempat anggota parlemen untuk duduk bersama blok oposisi sebagai protes terhadap Partai Bersatu.
Pemerintah Pakatan Harapan bubar pada 24 Februari, yang mengarah ke pembentukan Perikatan Nasional dimana Partai Bersatu berkoalisi dengan Barisan Nasional dan PAS yang merupakan pesaing politik Mahathir.