Hayati Nupus
07 April 2020•Update: 07 April 2020
JAKARTA
Bandara Don Mueang Thailand mengubah krisis Covid-19 menjadi peluang untuk memperbaiki interior terminal internasional di kala sepi penumpang.
Direktur Bandara Don Mueang Sampan Khuntranont mengatakan perbaikan interior terminal internasional itu berbiaya 126 juta baht atau Rp62,78 miliar.
“Memperbaiki interior bukanlah tugas mudah ketika ada banyak orang berkeliaran,” ujar Sampan, kutip the Bangkok Post, hari ini.
Perbaikan itu berupa peningkatan kualitas pendingin udara, mengganti karpet dan saklar ke lampu LED yang hemat energi.
Perbaikan akan dimulai pada Juli, dengan harapan rampung pada akhir tahun.
Don Mueang adalah bandara tersibuk kedua di Thailand, setelah Suvarnabhumi.
Wabah virus SARS CoV-2 memaksa bandara itu untuk menangguhkan penerbangan domestik dan internasional.
Sampan mengatakan perbaikan itu sejalan dengan rencana untuk memperluas Bandara Don Mueang.
Bulan lalu, Dewan Bandara Thailand menyetujui rencana induk untuk pengembangan tahap ketiga Bandara Don Mueang dengan biaya sekitar 39 miliar baht atau Rp19,431 trilun.
Sampan khawatir proyek itu tak menarik bagi kontraktor, mengingat langkanya tenaga kerja di musim Covid-19.
Banyak pekerja kembali ke kampung halaman setelah sejumlah wilayah menutup diri untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Selain itu, imbuh Sampan, pengadaan bahan impor juga berpotensi menjadi kendala, mengingat penutupan perbatasan di beberapa negara.