Hayati Nupus
24 Februari 2020•Update: 24 Februari 2020
JAKARTA
Filipina akan menerapkan bea masuk industri otomotif, setelah Honda Cars Philippines Inc. (HCPI) menutup pabriknya di Laguna.
Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Filipina mengatakan pemerintah perlu melindungi manufaktur lokal dari serbuan mobil impor.
“Kami benar-benar harus mempelajari kebutuhan untuk perlindungan dan langkah-langkah lain, demi memberikan setidaknya dukungan kepada perakit lokal,” ujar Sekretaris Perdagangan DTI Filipina Ramon Lopez.
HCPI mengatakan bahwa mereka akan menutup pabrik perakitannya untuk model Honda City dan BR-V di Sta. Rosa di Laguna bulan depan, demi efisiensi sumber daya.
“Setelah mempertimbangkan upaya optimalisasi dan operasi produksi di wilayah Asia dan Oseania, Honda memutuskan untuk menutup operasi manufaktur HCPI,” kata perusahaan itu, kutip the Philippine Star hari ini.
Meski proses produksi berhenti, perusahaan tetap mempertahankan penjualan dan layanan purna jual lewat jaringan Honda regional Asia dan Oseania.
HCPI memulai operasi produksi pada tahun 1992.
Tahun lalu, penjualan HCPI turun 13 persen, dari 23.294 pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 20.338 unit.
Pada 2018, penjualan HCPI turun 27 persen dari 31.758 pada 2017menjadi 23.294 unit.
Pada Januari, HCPI menjual 1.769 unit, sembilan persen lebih rendah dari 1.943 unit pada bulan yang sama tahun lalu.
Lopez mengatakan DTI akan bertemu dengan pejabat HCPI hari ini untuk membahas bagaimana meminimalkan dampak dari keputusan itu.
Pengumuman penutupan pabrik HCPI terjadi setelah pemerintah meluncurkan penyelidikan awal sebuah petisi yang diajukan Aliansi Pekerja 'Metalworkers' Filipina.
Petisi itu membahas tindakan pengamanan perusahaan kendaraan, di tengah meningkatnya impor.
Peningkatan impor merusak peluang perakitan mobil lokal, produsen onderdil mobil, serta lapangan kerja.
Republic Act 8800 atau Safeguard Measures Act memungkinkan pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan berupa peningkatan atau pengenaan bea impor, di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan impor yang menyebabkan pemain domesti kesulitan.
Lopez telah meyakinkan perusahaan mobil bahwa akan ada aturan seimbang.
Pemerintah juga akan mempertimbangkan usulan seluruh pemangku kepentingan terkait penyelidikan apakah pengamanan impor kendaraan harus ada.