Chandni
13 November 2017•Update: 14 November 2017
KOTA ZAMBOANGA, Filipina
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN dan Hong Kong pada Minggu menandatangani perjanjian perdagangan bebas dan investasi di tengah KTT ASEAN ke-31 di Manila.
Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Ramon Lopez mengatakan kesepakatan itu dibuat sebagai bentuk "komitmen mendalam terhadap kemakmuran bersama dan perkembangan di wilayah ini". Lopez juga mengatakan kesepakatan itu akan membantu ASEAN dan Hong Kong membuka "potensi integrasi ekonomi regional".
"Dengan penandatanganan ini di acara KTT ke-31 ASEAN, kami mengirim pesan kepada dunia mengenai kebanggaan kami dan kegigihan ekonomi menuju kooperasi," jelas Lopez dalam pidatonya.
Lopez mengatakan Hong Kong adalah salah satu pusat perdagangan terbesar dunia dan mitra perdagangan terbesar keenam dengan ASEAN.
Kemitraan strategis antara ASEAN dan Hong Kong akan "membuka lapangan pekerjaan regional," lanjut dia.
Menteri Perdagangan dan Perkembangan Ekonomi Hong Kong Edward Yau mengatakan kesepakatan ini "baru awal permulaan".
"Mulai sekarang, Hong Kong dan semua rekan-rekan ASEAN kami akan memiliki kesempatan besar merundingkan kesempatan perdagangan dan investasi," kata Yau.
Pemimpin-pemimpin negara-negara ASEAN termasu Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Vietnam serta negara mitra termasuk Australia, Kanada, Tiongkok, Dewan Eropa, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia, Korea Selatan, AS dan PBB sedang mengadakan pertemuan di Manila untuk KTT ASEAN.