Hayati Nupus
29 Desember 2020•Update: 30 Desember 2020
JAKARTA
Thailand melaporkan 155 infeksi baru Covid-19 pada Rabu, sebanyak 134 di antaranya adalah infeksi lokal, 11 imigran, dan 10 warga dari luar negeri yang dikarantina.
Juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 Taweesilp Visanuyothin mengatakan 10 kasus baru adalah warga yang baru kembali dari Jerman, Vietnam, India, Swedia, Amerika Serikat, Turki dan Bahrain.
Dengan penambahan itu artinya saat ini sehingga total kasus menjadi 6.440.
Dua belas kasus baru terkait dengan wabah Pasar Udang Sentral di Provinsi Samut Sakhon dan dua kasus baru terkait klaster perjudian di provinsi Rayong.
Sementara 17 kasus baru adalah orang-orang yang berkontak erat dengan kasus sebelumnya.
Selain itu, sekitar 100 orang yang diduga tertular virus secara lokal sedang diselidiki. Mereka termasuk 56 orang di Rayong dan 28 orang di provinsi Chon Buri.
Visanuyothin mengatakan infeksi Covid-19 di Thailand saat ini tengah melonjak tajam.
“Berdasarkan perhitungan otoritas kesehatan, tanpa tindakan pengendalian, jumlah kasus baru setiap hari bisa mencapai 18.000 pada 14 Januari,” kata dia, kutip the Bangkok Post, pada Rabu.
Dengan tindakan pengendalian sedang, sekitar 8.000 kasus baru setiap hari berpotensi terjadi.
Sementara dengan pengendalian intensif, penularan kasus baru dapat ditekan hingga kurang dari 1.000.
Thailand juga mencatat 4 pasien pulih dari Covid-19, sehingga total kepulihan menjadi 4.180 atau 64,97 persen dari akumulasi kasus.
Sementara itu ada tambahan satu orang meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga total kematian menjadi 61.
Saat ini terdapat 2.195 kasus aktif, seluruh pasien tengah menjalani pengobatan medis atau karantina.