Jeyhun Aliyev
10 April 2021•Update: 12 April 2021
ANKARA
Turki berusaha untuk mengantarkan era baru, yang menyeimbangkan tradisi leluhur dan masa depan sambil memberikan dukungan pada gaya arsitekturnya yang unik, kata presiden negara itu pada Jumat.
"Kami bertujuan untuk memulai era baru yang memadukan tradisi dan masa depan, mengakhiri periode konstruksi buruk, tanpa jiwa seni, dan tanpa identitas yang telah lama mendominasi negara kami," kata Recep Tayyip Erdogan pada upacara pembukaan sebuah museum di kota Istanbul.
Dia menekankan bahwa sayangnya warisan leluhur Turki telah dirampas selama beberapa periode, dan banyak karya indah dihancurkan.
Melestarikan gaya "arsitektur horizontal" akan mengubah penampilan Turki sepenuhnya dalam jangka menengah dan panjang, tutur dia.
“Tempat-tempat yang pondasinya tidak diperkuat oleh kekeluargaan, tidak langgeng dan tidak dibentengi oleh budaya dan seni akan membawa kita pada sifat-sifat arogansi,” ucap Erdogan.
Presiden Turki menggarisbawahi bahwa jika sebuah bangsa gagal mendukung arsitekturnya sendiri, maka bangsa itu akan menemukan dirinya dikelilingi oleh permukiman kumuh dan bangunan beton "jelek".
"Jika Anda tidak dapat menghasilkan literatur Anda sendiri, musik Anda sendiri, Anda akan tersesat dalam gelombang dunia," tukas Erdogan.