Nicky Aulia Widadio
08 Juli 2020•Update: 09 Juli 2020
JAKARTA
Pemerintah Indonesia menargetkan vaksin Covid-19 buatan Indonesia akan diproduksi massal pada pertengahan 2021.
Anggota tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan calon vaksin asal indonesia telah berhasil melalui delapan tahapan dari total 15 tahapan untuk menghasilkan vaksin.
“Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemenristek Profesor Ali Gufron Mukti memprediksi vaksin lokal akan diproduksi massal dan akan tersedia bagi masyarakat Indonesia pada pertengahan 2021,” kata Reisa dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Dia menuturkan vaksin yang ditemukan nanti diprioritaskan kepada populasi berisiko, yakni masyarakat lanjut usia dan yang memiliki penyerta atau komorbid.
Pemerintah juga menggandeng perusahaan dalam negeri maupun perusahaan asal luar negeri dalam upaya penemuan vaksin.
Beberapa kerja sama yang telah berjalan yakni PT Bio Farma dengan Sinovac —perusahaan asal China— yang memasuki fase ketiga.
Kemudian kerja sama PT Kalbe Farma dengan perusahaan asal Korea Selatan, Genexine Inc yang akan memasuki fase kedua pengujian pada Agustus 2020 nanti di Indonesia.