Nicky Aulia Widadio
05 Maret 2020•Update: 06 Maret 2020
JAKARTA
Juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah virus korona atau Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada empat pasien yang kini dalam pengawasan dan diisolasi karena menghadiri pesta dansa di klub Amigos dan Paloma Jakarta.
Klaster 1 merupakan orang-orang yang berada di klub tersebut pada 14-15 Februari 2020 bersamaan dengan warga negara Jepang yang positif terjangkit Covid-19.
“Yang sudah kita dapatkan empat orang dan sudah diisolasi,” kata Yuri kepada Anadolu Agency, Kamis.
Yuri menuturkan empat orang tersebut tidak termasuk dua orang Indonesia yang telah lebih dulu dinyatakan positif terjangkit.
Sedangkan empat orang ini diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dan masih dalam penanganan medis.
“Pemeriksaan kami ulang lagi untuk dua kali pemeriksaan lagi, karena kita ingin memastikan dengan benar apakah positif atau negaif,” ujar dia.
Yuri menuturkan otoritas kesehatan masih menelusuri kemungkinan adanya orang lain yang memiliki riwayat kontak dekat klaster 1 ini.
Selain itu, ada 14 orang yang telah dihubungi berdasarkan hasil penelusuran terkait dengan klaster 1, namun mereka belum diperiksa.
“Kami sudah mendapatkan 14 orang. Mereka menyanggupi akan datang ke rumah sakit dan ini dikerjakan Dinas Kesehatan DKI untuk melakukan pemeriksaan,” jelas Yuri.
Indonesia sebelumnya telah mengonfirmasi dua kasus positif Covid-19 yang menginfeksi seorang perempuan berusia 31 tahun dan ibunya yang berusia 61 tahun pada Senin lalu.
Pasien 1 tertular setelah menghadiri pesta dansa di Amigos Kemang dan merasakan keluhan mulai 16 Februari 2020. Pasien 2 tertular virus tersebut empat hari kemudian.
Sejak saat itu, Kementerian Kesehatan terus menelusuri kontak dekat kedua pasien dan orang-orang yang berada di dua klub itu untuk memastikan virus tersebut tidak menjangkiti orang lain.