Iqbal Musyaffa
10 Januari 2021•Update: 11 Januari 2021
JAKARTA
Rumah sakit Polri Said Sukanto Kramat Jati telah mempersiapkan pos ante mortem dan pos mortem untuk mengidentifikasi korban dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto Brigjen Pol dr. Asep Hendradiana mengatakan layanan hotline juga sudah tersedia di nomor 0812 3503 9292
“Saya sampaikan tidak usah khawatir kita ada di zona hijau dan berharap kita tetap memperhatikan aspek protokol kesehatan dan menghindari kerumunan,” ujar Asep dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu.
Dia mengatakan pos ante mortem dan pos mortem akan berkoordinasi dengan posko yang terdapat di Pontianak.
Kegiatan yang berlangsung di RS Polri Kramat Jati antara lain pendaftaran keluarga korban di pos ante mortem yang sebelumnya juga telah dilakukan pemeriksaan antigem kepada keluarga dengan pendampingan Puslabfor Polri.
Asep mengatakan proses identifikasi melibatkan perhimpunan dokter forensik Indonesia, perhimpunan dokter gigi Indonesia, Polda Metro Jaya, Brimob, serta Kementerian Kesehatan dan TNI.
Sejauh ini RS Polri telah menerima satu kantong jenazah.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh ke laut Kepulauan Seribu dekat Jakarta, beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, dalam perjalanan menuju Pontianak.
Pesawat Boeing 737-500 itu mengangkut 62 orang, termasuk 12 kru.