Gamze Türkoğlu Oğuz
02 Januari 2018•Update: 02 Januari 2018
Gamze Türkoğlu Oğuz
ANKARA
Tahun 2017 menjadi "tahun teraman" dalam sejarah maskapai penerbangan komersial.
Menurut laporan perusahaan konsultan asal Belanda To70 dan Jaringan Keamanan Penerbangan, tidak ada pesawat penumpang besar yang jatuh di seluruh dunia selama tahun 2017. Tidak terjadi kecelakaan pada tahun 2017 meski terjadi peningkatan jumlah penerbangan.
Laporan To70 yang juga menyoroti standar keselamatan yang tinggi di pesawat penumpang, menyatakan bahwa tingkat kecelakaan yang "luar biasa rendah" selama tahun 2017 perlu dilihat sebagai "keberuntungan baik".
Laporan Jaringan Keamanan Penerbangan mencatat, 79 orang tewas dalam 10 kecelakaan sepanjang 2017, sementara tahun sebelumnya korban tewas berjumlah 303 orang dari 16 kecelakaan.
Menurut laporan yang mencatat kecelakaan pesawat sipil yang memiliki izin untuk mengangkut minimal 14 orang tersebut, kecelakaan paling serius selama 2017 adalah jatuhnya pesawat kargo di wilayah pemukiman penduduk di sekitar ibu kota Bishkek, Kyrgyzstan pada Januari lalu.
Sejumlah empat orang awak pesawat dan 35 orang penduduk sekitar dilaporkan tewas dalam kecelakaan tersebut.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa kecelakaan pesawat jenis Cessna di Kosta Rika yang menewaskan 12 orang pada akhir tahun merupakan kecelakaan paling mematikan dari segi jumlah penumpang dan awak pesawat.
Sementara To70 yang tidak mengevaluasi data kecelakaan di Kosta Rika dalam laporannya mencatat bahwa perbandingan kecelakaan adalah satu dalam 16 juta penerbangan.