Erric Permana
25 Juni 2021•Update: 28 Juni 2021
JAKARTA
Kepolisian Papua menyatakan kelompok bersenjata menyandera empat orang warga sipil, setelah sebelumnya menembak dan menganiaya warga lain hingga tewas di Kampung Bingki, Kabupaten Yahukimo.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan polisi masih menyelidiki kejadian ini.
"Tim gabungan TNI Polri telah berangkat menuju ke tempak kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban," jelas Ahmad Mustofa Kamal, Jumat.
Mustofa mengatakan pelaku penembakan dan penyanderaan diduga merupakan kelompok bersenjata pimpinan Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib.
Sebelumnya, Kelompok bersenjata melakukan penembakan dan penganiayaan terhadap warga sipil hingga tewas di Kampung Bingki, Kabupaten Yahukimo, Papua
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogabwilhan) III Kolonel CZI IGN Suriastawa mengatakan aksi kelompok bersenjata tersebut berawal dari pengadangan terhadap truk milik perusahaan swasta yang tengah membawa material untuk pembangunan jembatan pada Kamis.
Karena ketakutan, supir truk memutar balik kendaraannya ke Kampung Bingki.
Namun, tidak berapa lama kelompok bersenjata mendatangi kampung tersebut dan melepaskan tembakan sehingga menewaskan warga sipil.
“Benar telah terjadi penembakan, dari informasi yang kami terima lima warga tewas, empat orang merupakan tukang yang sedang membangun rumah warga dan satu orang merupakan warga di kampung tersebut,” jelas Suriastawa dalam keterangan resminya, Jumat.