Nasional

Penumpang kereta jarak jauh naik 2 kali lipat

KAI memastikan bahwa protokol pencegahan Covid-19 telah dilakukan, baik di stasiun maupun gerbong kereta

Hayati Nupus   | 31.07.2020
Penumpang kereta jarak jauh naik 2 kali lipat Ilustrasi: Seorang petugas memeriksa karcis penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta, Indonesia pada 12 Mei 2020. PT KAI meluncurkan Kereta Api Luar Biasa untuk warga yang mendapat pengecualian sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan virus korona. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Jumlah penumpang kereta api jarak jauh pada musim mudik Iduladha tahun ini meningkat dua kali lipat ketimbang akhir pekan lalu.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Kamis mencapai 3.958 orang.

Jumlah itu memenuhi sekitar 90 persen dari total 4.385 tempat duduk yang disediakan.

“Jumlah ketersediaan tempat duduk tersebut merupakan kuota yang telah dibatasi 70 persen dari total kapasitas normal,” ujar Eva, dalam keterangan persnya, Jumat.

Eva mengatakan pembatasan 70 persen itu dilakukan untuk menjaga jarak sosial di dalam rangkaian kereta.

KAI memastikan bahwa protokol pencegahan Covid-19 telah dilakukan, baik di stasiun maupun gerbong kereta.

Protokol berupa pengukuran suhu tubuh dan persyaratan berkas hasil tes cepat atau usap yang berlaku selama 14 hari.

Jika penumpang tak memenuhi persyaratan itu, lanjut Eva, maka dia tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Sedang biaya tiket, kata Eva, dapat langsung diganti sepenuhnya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın