Hayati Nupus
13 Maret 2020•Update: 14 Maret 2020
JAKARTA
Pemerintah mengimbau agar masyarakat membersihkan rumah ibadah, demi mencegah penyebaran Covid-19.
Menteri Agama Indonesia Fachrul Razi mengatakan pelaksanaan ritual keagamaan sebaiknya dibarengi dengan tindakan kewaspadaan terhadap penyebaran virus korona.
“Mari gulung dan sisihkan semua karpet yang ada di rumah ibadah untuk sementara, semprot ruangan peribadatan dengan desinfektan,” ujar Fachrul, Jumat, seusai mendampingi Presiden Joko Widodo memimpin gerakan membersihkan Masjid Istiqlal, di Jakarta.
Fachrul juga mengimbau agar warga membawa sajadah sendiri.
Sekaligus mengimbau tokoh agama untuk memberikan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.
Fachrul meminta pengurus ibadah untuk melakukan upaya preventif, seperti penyemprotan desinfektan dan menyiapkan sabun di tempat yang mudah dijangkau, misalnya di tempat wudhu.
Kepada para pimpinan lembaga keagamaan, Fachrul berpesan untuk membatasi kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
“Imbauan ini berlkau hingga krisis akibat penyebaran virus korona dianggap selesai,” kata dia.
Dia juga berpesan, agar masyarakat menjaga kesehatan dan tidak melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan atau menempelkan pipi.
Jemaah yang sedang demam, batuk atau flu disarankan tidak memasuki rumah ibadah, demi kenyamanan dan kesehatan jemaah lainnya.