Politik, Nasional

PAN resmi bergabung koalisi partai pendukung Jokowi

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johny G Plate menyatakan semua pimpinan partai politik pendukung pemerintah menyambut baik bergabungnya PAN

Erric Permana   | 25.08.2021
PAN resmi bergabung koalisi partai pendukung Jokowi Ilustrasi: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. (Foto Kominfo - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johny G Plate menyatakan Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung menjadi partai pendukung pemerintah.

Johny G Plate menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan ketua umum serta sekretaris jenderal partai politik pendukung pemerintah di Istana Kepresidenan, Rabu.

Plate menyatakan PAN ikut bergabung dalam pertemuan tersebut atas undangan dari Presiden Joko Widodo.

"Tentu sebagai sahabat baru di koalisi, apalagi Zulkifli Hasan [Ketua Umum PAN) eks ketua MPR, dari perspektif MPR cukup kental bagaimana musyawarah yang cocok untuk Indonesia," jelas Johny G Plate pada Rabu.

Semua pimpinan partai politik, jelas dia, menyambut baik kehadiran Ketua Umum dan Sekjen PAN.

Plate membantah pertemuan tersebut untuk membahas mengenai perombakan kabinet atau pun terkait dengan jumlah koalisi pendukung pemerintah.

Dia menyatakan pertemuan tersebut membahas lima hal, di antaranya terkait dengan penanganan Covid-19 dan juga rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

"Suasana kita masih suasana pandemi yang dibicarakan tadi adalah bagaimana kegotongroyongan politik kita lakukan," jelas dia.

Sebelumnya, usai memenangkan Pemilihan Presiden pada 2019 lalu, Jokowi didukung oleh 11 partai politik yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, PKB, PPP, Partai Hanura, Perindo, PKPI, PBB dan PSI.

Sementara ada tiga partai yang menyatakan menjadi oposisi yakni PKS, Partai Demokrat dan PAN.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın