Nicky Aulia Widadio
18 Mei 2019•Update: 19 Mei 2019
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA (AA) - Kedutaan Besar Amerika Serikat menerbitkan peringatan keamanan bagi warga negaranya di Indonesia terkait situasi menjelang hari pengumuman hasil pemilu, 22 Mei 2019.
Dilansir dari situs resmi, Kedubes AS menyatakan peringatan ini mengacu pada pernyataan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bahwa ada potensi aksi terorisme sehubungan dengan pengumuman hasil Pemilu 2019.
“Dan media telah melaporkan penangkapan terhadap terduga teroris belakangan ini,” tulis pernyataan tersebut, pada Jumat.
Selain itu, Kedubes AS juga memperingatkan warga negaranya terkait kemungkinan demonstrasi di area Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu, dan di sejumlah kantor terkait pemilihan di kota lain seperti Surabaya dan Medan.
Kedubes AS juga menyinggung bahwa Kepolisian Indonesia telah menambah personel pengamanan untuk menangani situasi ini.
Mereka mengimbau warga AS yang berada di Indonesia untuk menghindari area demonstrasi terkait pemilu, mengikuti perkembangan situasi melalui laporan media, dan mewaspadai lingkungan sekitar.
Warga AS di Indonesia juga diminta mendaftarkan diri dalam Smart Traveler Enrollment Program (STEP) untuk menerima informasi terbaru soal keamanan, serta mengikuti informasi dari Kedubes AS dan Konsulat Jenderal AS yang ada di Indonesia.
Polri sebelumnya menyatakan kelompok teror dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) merencanakan aksi teror menyasar kerumunan warga pada hari pengumuman hasil Pemilu 2019.
Polri meminta masyarakat tidak turun ke jalan dan menggelar aksi mengingat adanya ancaman tersebut.
Sebanyak 32 ribu personel Polri diturunkan untuk mengamankan pengumuman hasil Pemilu 2019.