Pizaro Gozali Idrus
12 Januari 2022•Update: 13 Januari 2022
JAKARTA
Kasus infeksi virus corona varian Omicron di Indonesia bertambah 92 menjadi 506 kasus.
Dalam keterangannya pada Rabu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa 415 dari 506 orang yang terinfeksi omicron merupakan warga negara Indonesia dan warga negara asing yang punya riwayat melakukan perjalanan ke luar negeri.
Sedangkan jumlah penderita infeksi omicron yang mengalami transmisi lokal sebanyak 84 orang.
Nadia mengatakan mayoritas orang yang terserang omicron tidak mengalami gejala sakit atau hanya mengalami gejala ringan sehingga tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Oleh karena itu, ucap dia, Kementerian Kesehatan menyediakan pelayanan kesehatan dari jarak jauh bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Kami bekerja sama dengan 17 platform telemedicine untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi di rumah," kata Nadia.
Dia menambahkan Kementerian Kesehatan menyertakan penggunaan obat Monulpiravir dan Plaxlovid dalam terapi pasien Covid-19 gejala ringan.
Nadia mengimbau warga siaga menghadapi gelombang penularan omicron karena varian virus penyebab Covid-19 itu tingkat persebarannya sangat cepat.