Adelline Tri Putri Marcelline
19 Juli 2021•Update: 19 Juli 2021
JAKARTA
Pemerintah Indonesia menggelar Takbir Akbar Virtual untuk memeriahkan malam Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, ikut menyambut malam Iduladha dengan menggemakan takbir dari rumah masing-masing.
“Mari meriahkan malam Hari Raya Iduladha dalam Takbir Akbar Virtual,” kata Yaqut di Jakarta, Senin.
Menurut dia, Takbir Akbar Virtual akan dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Kemudian, tambah dia, TNI/Polri, gubernur, elemen masyarakat dan lain-lain dijadwalkan akan ikut bergabung secara virtual dari kediaman masing-masing.
“Mari gemakan takbir, agungkan Asma Allah Yang Maha besar dan Maha kuasa, dari rumah masing-masing, seraya berharap pandemi ini segera berakhir,” ujar dia.
Dia menyatakan bahwa Takbir Akbar Virtual mengangkat tema 'Solidaritas Bersama untuk Indonesia Sehat'.
Acara dijadwalkan akan dimulai pada pukul 19.30 WIB dan disiarkan stasiun-stasiun televisi, radio, dan media lainnya, termasuk media sosial.
“Ini pesan yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu, di momen Idul Adha saat pandemi, mari bangun solidaritas bersama untuk Indonesia Sehat,” ujar Yaqut.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia meniadakan pelaksanaan salat Iduladha berjamaah di daerah yang masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat) yakni wilayah Pulau Jawa dan Bali.
Selain melarang kegiatan salat Idul Adha, Pemerintah, kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melarang kegiatan takbir di dalam masjid dan juga takbir keliling di wilayah PPKM Darurat
"Takbiran keliling arak-arakan itu baik jalan kaki maupun kendaraan dan di dalam masjid juga ditiadakan. Takbiran di rumah masing-masing," jelas Yaqut dalam konferensi pers virtual beberapa pekan lalu.