Errıc Permana
24 Januari 2020•Update: 25 Januari 2020
JAKARTA
Pemerintah Indonesia menyatakan belum mengeluarkan travel warning ke China menyusul adanya penyebaran virus korona di sana.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan saat ini pemerintah masih fokus dalam melakukan tindakan pencegahan berupa pemeriksaan di pintu masuk menuju Indonesia seperti bandara dan pelabuhan internasional.
"Kita jangan sampai kecolongan, sudah ada langkah-langkah [pencegahan] itu, [misalnya] di pintu-pintu masuk itu," kata Moeldoko di kantornya pada Jumat.
Sementara itu, berdasarkan catatan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ada sekitar 428 WNI yang tinggal di wilayah Kota Wuhan, China.
Dia menyebut 90 persen WNI di Wuhan merupakan mahasiswa dan saat ini berada di Indonesia untuk berlibur.
Menurut Menlu Retno, Februari nanti mahasiswa akan kembali ke China.
"Kedutaan terus melakukan komunikasi dengan kampus tentang kondisi terkini," ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan.
Selain di Wuhan, Retno juga mencatat ada sekitar 1.280 mahasiswa Indoensia yang saat ini berada di Beijing.
Dia menyebut hingga saat ini belum ada WNI yang terjangkit virus itu.