Nıcky Aulıa Wıdadıo
02 Januari 2020•Update: 02 Januari 2020
JAKARTA
Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat akan berlangsung hingga tujuh hari ke depan di Jabodetabek.
“Potensi hujan lebat 2-7 Januari di Jabodetabek,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melalui keterangan tertulis, Kamis.
BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir, longsor, serta angin kencang.
Menurut Dwikorita, prakiraan cuaca di Jabodetabek rata-rata diawali berawa pada pagi hari, kemudian hujan pada siang hingga malam.
“Meskipun sudah diprediksi, cuaca dapat sewaktu-waktu berubah karena anomali cuaca,” kata dia.
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berencana menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mempercepat penurunan hujan untuk menanggulangi banjir besar akibat cuaca ekstrem.
BPPT berencana akan menurunkan hujan ke Selat Sunda atau Lampung, namun jika arah angin ke timur akan di turunkan ke waduk-waduk seperti Jatiluhur dan Jatigede.
Untuk membantu proses TMC tersebut, BPPT bersama BNPB dan TNI akan mengerahkan dua jenis unit pesawat yakni CN295 dan Casa.