Nasional

Badan buruh migran Indonesia gagalkan upaya perdagangan orang di Tangerang

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan 11 calon pekerja migran perempuan itu dijanjikan mendapat pekerjaan di Timur Tengah

Erric Permana   | 26.02.2021
Badan buruh migran Indonesia gagalkan upaya perdagangan orang di Tangerang Ilustrasi tenaga kerja wanita (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA 

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali menyelamatkan 11 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Tangerang, Banten

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan upaya penyelamatan yang dilakukan pada Kamis lalu merupakan kerja sama lembaganya dengan Polda Banten.

"Ini upaya nyata dari aksi pemberantasan sindikat dan upaya nyata yang dilaksanakan BP2MI untuk menyelamatkan korban dari upaya tindak pidana perdagangan orang," jelas Benny di Jakarta pada Jumat.

Benny mengatakan operasi penyelamatan itu berawal dari aduan masyarakat perihal adanya tempat yang diduga dijadikan penampungan CPMI Ilegal atau non prosedural di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Informasi kami terima Kamis, 25 Februari 2021, sekitar pukul 14.20 WIB, melalui Kepala UPT BP2MI Serang bahwa ada tempat penampungan yang diduga ilegal. Kemudian petugas langsung menindaklanjuti tempat tersebut," jelas dia.

Petugas BP2MI pun langsung melakukan inspeksi ke dalam gedung yang dikunci dan dijaga.

"Penjaga sempat enggan untuk membuka ruko tersebut dengan dalih menunggu persetujuan pemilik. Namun, dengan desakan petugas akhirnya diperbolehkan," jelas dia.

"Di mana di lantai dua gedung terdapat 11 orang perempuan yang akan bekerja di Timur Tengah," tambah dia

Setelah dilakukan penelusuran, kata dia, diketahui telah terjadi aktivitas pemberangkatan CPMI ilegal atau non prosedural.

"Karena disebutkan biasanya di sini hanya jadi tempat transit, untuk pemeriksaan kesehatan, lalu dibawa para CPMI dibawa ke Condet, Jakarta Selatan, sebelum diberangkatkan," kata dia.

Kepala UPT BP2MI Serang Lismia Elita mengatakan apabila diperlukan para CPMI akan di bawa ke Shelter UPT BP2MI Jakarta untuk diinapkan guna proses penegakan hukum.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.