Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Pemerintah akan menambah jumlah penyediaan angkutan umum untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan wisatawan asing yang ingin mendukung dan menyaksikan cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games 2018 mendatang.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Bambang Prihartono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, mengatakan pada saat menjelang dan pelaksanaan Asian Games, penggunaan mobil pribadi akan dibatasi.
“Kawasan GBK akan disterilisasi dan mobil tidak boleh masuk. Oleh karena itu transportasi umum menjadi penting,” jelas Bambang.
Untuk itu, menurut Bambang, pemerintah akan menambah armada bus Transjakarta ke arena pertandingan sebanyak 76 unit. Sebelumnya, bus yang tersedia sebanyak 294 unit.
Selanjutnya, pemerintah juga akan menyediakan 57 unit bus secara gratis yang dapat digunakan masyarakat dan wisawatan serta suporter peserta Asian Games dari hotel dan mal menuju arena pertandingan.
“Kita beri kemudahan aksesibilitas dan kemudahan untuk suporter dan tamu asing yang ingin berbelanja, berwisata, dan datang ke venue. Ini agar mereka bisa spending [belanja] sehingga bisa berdampak positif bagi perekonomian kita,” urai Bambang.
Selain itu, ujar Bambang, salah satu tujuan pembatasan kendaraan pribadi dan penambahan angkutan umum ini adalah untuk menjaga agar mobilitas masyarakat dan tamu asing suporter Asian Games termasuk juga para atlet dapat menuju satu titik ke titik lainnya hanya dalam waktu 30 menit.
“Saat ini jarak tempuh satu titik ke titik lainnya, seperti dari hotel ke venue atau antar venue, masih sekitar satu hingga satu setengah jam,” Bambang menambahkan.
Menurut Bambang, apabila kondisi kemacetan Jakarta seperti saat ini dibiarkan, maka akan membuat jadwal pertandingan berantakan.
Selain itu, lanjut Bambang, kebijakan ini juga untuk menurunkan kadar CO2 (karbon dioksida) atau kadar polusi di Jakarta selaku salah satu tuan rumah Asian Games 2018.
“Penurunan kadar CO2 ini untuk menjaga kesehatan para atlet yang akan bertanding nanti,” ujar Bambang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan akan menyiapkan beberapa titik kantong parkir untuk menampung kendaraan pribadi bagi masyarakat yang ingin datang ke arena pertandingan.
“Titik-titik parkir kami sediakan di Kalideres, Ragunan, Lebak Bulus, Pulogebang, dan Kampung Rambutan. Nanti juga ada feeder untuk ke shelter Transjakarta,” urai dia.
Andri menambahkan, untuk mendukung pariwisata bagi para wisatawan asing selama di Jakarta, pihaknya telah menyiapkan 25 bus tingkat untuk paket wisata keliling Jakarta.
Selain itu, juga ada 167 bus sekolah yang disiapkan untuk memobilisasi siswa yang ingin menyaksikan Asian Games.
Pelaksanaan penambahan angkutan umum ini, ujar Andri, akan mulai dilakukan uji coba pada tanggal 2 Juli mendatang, sementara pembatasan kendaraan pribadi akan diimplementasikan pada pertengahan Juli.
news_share_descriptionsubscription_contact
