Megiza Soeharto Asmail
28 Agustus 2018•Update: 29 Agustus 2018
Megiza Asmail
JAKARTA
Atlet badminton tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil merebut medali emas final Asian Games 2018 setelah mengalahkan pemain Chinese Taipei, Chou Tien-chen, 2-1, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa.
Pada gim pertama, Jonatan berhasil jauh meninggalkan Chou dengan poin 21-18.
Jonatan terlihat beberapa kali meladeni tanpa perlawanan sengit permainan pebulutangkis Chinese Taipei yang masuk dalam sepuluh besar peringkat dunia itu.
Masuk ke babak kedua, Jojo - sapaan akrab Jonatan - sempat tertinggal dari Chou saat berada di poin 13-18.
Meski berhasil mengejar, gim kedua akhirnya dimenangkan Chou dengan poin tipis 22-20.
Perlawanan Jojo dengan Chou di babak ketiga kemudian terasa melelahkan pada bagian awal karena keduanya saling mengejar poin dengan cepat.
Chou kemudian jauh tertinggal saat Jojo melesat dengan poin 17-9. Jojo yang menganggap smash lawannya menjatuhkan shuttlecock berada di luar garis, dipastikan wasit masuk, hingga akhirnya poin bergeser ke 17-10.
Pertandingan pun ditutup lewat smash terakhir Jojo dengan poin 21-15.
Kemenangan Jojo atas Chou di Asian Games ini bukan menjadi yang pertama kalinya bagi pria berusia 20 tahun itu.
Sebelum di arena Istora Senayan, Jojo mengalahkan Chou saat Malaysia Masters 2017.
Keduanya juga sempat bertarung pada Malaysia Terbuka 2016 dan 2017, dan Indonesia Open 2015. Jojo menang atas Chou dalam tiga kesempatan itu.