24 Juli 2017•Update: 25 Juli 2017
Fatma Bulbul
ANKARA
Inggris tahu Organisasi Teroris Fetullah (FETO) berada di belakang percobaan kudeta yang gagal tahun lalu demikian menurut duta besar Inggris untuk Turki.
Richard Moore berkata pada CNN Turk ia percaya FETO dan pemimpinnya yang berada di AS, Fetullah Gulen, mengatur upaya penggulingan itu yang mengorbankan 250 orang dan melukai hampir 2.200 lainnya.
Inggris tidak mempertimbangkan gerakan Gulen sebagai "organisasi teroris" karena membutuhkan proses tertentu. Menurut Moore. "Tapi ini tidak penting, kita tahu betul Itu gerakan Gulen berada di belakang upaya kudeta ini." katanya
Moore menekankan bahwa Sir Alan Duncan, Menteri Senior Luar Negeri Inggris, berkunjung secara resmi ke Turki, empat hari setelah kudeta gagal tersebut.
Selain Gulen dan FETO dibalik kegagalan kudeta Turki, Ankara juga menuduh kelompok teror melakukan infiltrasi rencana penggulingan kepala negara melalui militer, politisi dan lembaga kehakiman.