Maria Elisa Hospita
03 April 2018•Update: 03 April 2018
Kubra Chohan
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin mengatakan bahwa Turki akan menjadi salah satu negara demokrasi dan ekonomi terbesar di dunia.
"Misi kami adalah menjadikan Turki sebagai salah satu dari 10 negara dengan demokrasi dan ekonomi terkuat," kata Erdogan dalam upacara peresmian 80 sekolah dan 59 gimnasium di Istanbul.
“Selama Turki tumbuh, berkembang, dan semakin kuat, permasalahan yang kami hadapi semakin banyak pula. Pekerjaan kami tidaklah mudah," ujar Erdogan.
Erdogan mengatakan bahwa 3.872 teroris telah ditaklukkan sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun.
Turki melancarkan Operasi Ranting Zaitun pada 20 Januari untuk mengusir kelompok teroris dari Afrin, barat laut Suriah, dekat perbatasan Turki.
Pada 18 Maret, pasukan yang didukung Turki membebaskan kota Afrin, yang dijadikan sebagai tempat persembunyian utama teroris PYD/PKK sejak 2012.
Operasi anti-teror ini berlangsung di bawah kerangka hak-hak Turki yang didasari hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak-hak membela diri di bawah piagam PBB, dengan menghormati integritas teritorial Suriah.
Militer Turki telah menegaskan bahwa kelompok teroris adalah sasaran satu-satunya dari operasi tersebut, dan keselamatan penduduk sipil menjadi prioritas utamanya.